Desain Rumah Adat Jawa Minimalis

Dewasa ini rumah minimalis memang digemari banyak orang, dan mungkin akan semakin digemari. Itu bisa dilihat dari desain rumah yang sederhana namun tak meninggalkan kesan modern. Lalu apakah minimalis selalu identik dengan modern dan tak boleh mengangkat nuansa tradisional nusantara? Jawabannya, tentu tidak.

Karena desain minimalis pun bisa membaur dengan nuansa tradisional nusantara kita. Salah satu contohnya ialah rumah adat jawa minimalis, yang dari namanya saja sudah bisa diketahui konsep yang dibawa adalah tradisional namun sederhana.

Rumah dengan konsep tradisional yang kental akan nuansa etnik tidak bisa dilepaskan dari suasana nyaman, damai, tenang, dan rileks.

Suasana yang seolah-olah memberikan energi yang telah Anda habiskan dengan aktivitas yang melelahkan setiap harinya.

Rumah memang menjadi tempat yang sangat pas untuk melepaskan penat dan beristirahat. Nuansa yang hanya bisa Anda dapatkan saat mengangkat etnik jawa seperti rumah joglo yang memberikan nuansa nyaman dari warna furniture dan suasananya yang nyaman.

Rumah Adat Jawa Minimalis

Jika rumah Anda masih menggunakan desain yang hanya bersifat transisi dan kontemporer tak ada salahnya kini beralih menggunakan desain tradisional minimalis.

Sehingga bukan hanya kesan modern namun etnik pun bisa dibawa dengan sederhana dan ringan.

contohnya saja gebyok minimalis yang bergaya etnik namun modern dan sederhana.

Berikut ini yang bisa Anda lakukan untuk mewujudkan rumah dengan nilai tradisional sederhana meskipun rumah Anda kini menggunakan konsep yang lain:

  • Membiarkan Unsur Alaminya
Desain interior dari rumah adat jawa sering dikaitkan dengan gaya yang kuno. namun semakin banyak orang yang mulai memiliki kesadaran akan lingkungan dan menggunakan unsur alami serta penggunaan elemen yang sebenarnya belum terfabrikasi.

seperti halnya membiarkan furniture berbahan dasar kayu terlihat alami dengan warna yang ada tanpa menggunakan finishing misalnya saja pada pintu gebyok minimalis. Yang memang mengusung tema tradisional jawa namun tidak menekankan pada kesan tradisional yang begitu berat.

Gebyok Jawa, Gebyok Minimalis

  • Menggunakan Mixed-Combo Sebagai Konsepnya
Konsep mixed-combo yang dibawanya mampu memadukan antara unsur tradisional dengan modern sehingga tidak membuat kesan yang kaku jika penataannya tidak benar.

Menggabungkan 2 unsur dari desain yang berbeda sehingga menciptakan sesuatu yang asli dan sekaligus baru biasanya yang digunakan ialah elemen-elemen yang bisa mencakup struktur dari bangunan, motif dekorasi, furniture gebyok Jawa yang bisa bersanding dengan konsep modern atau penambahan unsur budaya lain yang tidak hanya monoton pada tradisional saja.

  • Mengusung Tema Klasik Sebagai Konsep
Bagi seorang yang menginginkan sedikit sentuhan mewah dalam desain interior rumahnya bisa memadukan konsep klasik yang berfokus pada composition, balancing, harmonitation yang menonjolkan setiap elemennya dengan sangat detail dan teliti seperti pada penerapan desain interior rumah joglo.

Dalam rumah joglo akan sangat sesuai jika menggunakan lampu gantung yang klasik sehingga dapat menonjolkan focal point dari detailnya.

Konsep tersebut dapat membuat rumah menjadi elegan, mewah, mengingatkan dengan kondisi masa lampau namun tidak memberikan kesan tradisional yang berlebihan.

  • Menggunakan Inovasi Kecanggihan Teknologi
Sebagian dari Anda mungkin mempunyai banyak pertanyaan mengenai desain rumah adat jawa yang dipadukan dengan desain furniture yang futuristik? Konsep futuristik yang sudah jelas memberikan daya khayal tentang ruangan yang berkonsep di masa depan. Jawabannya bisa saja, dengan memadukan material dengan bahan logam atau fabrikasi yang efisien dengan menggunakan teknologi yang canggih.

  • Tradisional Minimalis
Konsep minimalis yang modern memang sedang menjadi tren.

Tentu perpaduannya akan menarik jika disandingkan dengan desain tradisional minimalis.

Konsep tradisional yang berpegang pada konsep sederhana dalam menggunakan furniture tradisional yang tidak terlalu berlebihan. Tradisional minimalis akan berfokus pada fungsi, ekonomis, keefektivitasan penggunaannya serta kesederhanaan, tentu akan cantik jika dipadukan pada rumah joglo yang tradisional namun sederhana.

  • Ruangan Komunal Beresensi
Prinsip utama yang dipakai dalam konsep tradisional minimalis ialah mengedepankan keberadaan ruang komunal. Dalam hal ini seperti gazebo, pendopo atau ruangan dengan banyak fungsi lainnya sehingga bisa digunakan sebagai tempat berkumpulnya keluarga karena sangat luas dan tidak mempunyai banyak sekat.

rumah joglo, rumah joglo minimalis, rumah antik, rumah murah

  • Khas Dari Pola Ornamen Yang Digunakan
Nuansa tradisional yang selalu difokuskan pada ornamen pada furniturenya yang berbentuk seperti ukiran yang biasanya bisa dilihat pada dinding, jendela, lemari bahkan juga pintu seperti gebyok jawa yang mempunyai banyak ukiran.

  • Keseimbangan Simetris Dalam Memasangkan Dengan Furniturenya
Desain tradisional etnik biasanya bergantunga pada konsep berpasangan yaitu pemasangan furnitur dengan ornamen sekitarnya yang membuatnya tampak serasi.

Misalnya kursi yang dipasangkan dengan meja serta lampu atau vas yang sesuai dan latar belakang gebyok minimalis sehingga mampu menonjolkan kesan rumah berdesain tradisional minimalis.


  • Daur Ulang Atau Modern

Rumah dengan desain tradisional minimalis biasanya bukan hanya menggunakan furnitur yang futuristik namun bisa menggunakan bahan yang tidak beli jadi melainkan bisa didapatkan dari daur ulang furnitur lain atau memberikan sentuhan khusus pada batang pohon kayu yang telah lama mati bisa digunakan sebagai bangku meja makan, ataupun sebagai tiang gazebo sehingga semakin menekankan pada konsep tradisional minimalis yang dibawa yaitu menggunakan bahan yang telah ada sehingga bermanfaat.


  • Memilih Menggunakan Warna Monokrom

Gaya tradisional tidak bisa lepas dari kesederhanaan begitupun pada desain interior tradisional minimalis dengan ciri khas menggunakan aplikasi melalui penggunaan warna yang tak mencolok. Warna yang tak mencolok tersebut terkesan mendekatkan Kita pada alam seperti putih dan coklat yang melambangkan warna kayu, tanah, pohon dan tumbuhan yang dapat mempertegas kesan itu. Itu bisa Anda dapatkan pada rumah adat jawa tradisional.

Penggunaan warna yang sesuai biasanya cenderung monokrom dan senada tanpa adanya kontras yang memberikan kesan meriah. Warna senada atau monokrom akan memberikan kesan damai, tenang dan sangat penting untuk mendukung karakteristik ;lain visual desain rumah tradisional minimalis ini.


  • Pencahayaan Juga Mempengaruhi

Pencahayaan yang sesuai dengan konsep rumah tradisional minimalis ini cenderung temaram untuk menonjolkan kesan syahdu, damai, romantis dan berwibawa. Masyarakat jawa memang selalu menonjolkan kesan wibawa yang tak bisa dilepaskan dari karakter masyarakatnya memang. Seperti pada pencahayaan gazebo yang sesuai atau senada dengan warna pliturnya.


  • Sedikit Memadupadankan Sana-Sini

Kecermatan dalam menggunakan palet warna merupakan ciri khusus dari desain rumah adat Jawa yang mengusung tema tradisional minimalis. Perlu dipertimbangkan juga dalam melakukan pemilihan kain tirai menggunakan jenis atau desain tertentu yang bisa memberikan kesan unik juga bisa digunakan untuk perpaduan. Selain itu jika menggunakan karpet maka pilih jenis permadani oriental atau karpet persia yang juga berpengaruh pada ciri tradisional yang ingin ditonjolkan.
Nah, demikian desain rumah tradisional minimalis yang mengusung banyak cara yang dapat dilakukan untuk memadukan unsur tradisional dengan minimalis yang modern yang salah satunya ialah dengan menggunakan gebyok jawa atau minimalis dari adat Jawa.
Desain Rumah Adat Jawa Minimalis klik gambar diatas untuk perbesar
Dewasa ini rumah minimalis memang digemari banyak orang, dan mungkin akan semakin digemari. Itu bisa dilihat dari desain rumah yang sederhana namun tak meninggalkan kesan modern. Lalu apakah minimalis selalu identik dengan modern dan tak boleh mengangkat nuansa tradisional nusantara? Jawabannya, tentu tidak.

Karena desain minimalis pun bisa membaur dengan nuansa tradisional nusantara kita. Salah satu contohnya ialah rumah adat jawa minimalis, yang dari namanya saja sudah bisa diketahui konsep yang dibawa adalah tradisional namun sederhana.

Rumah dengan konsep tradisional yang kental akan nuansa etnik tidak bisa dilepaskan dari suasana nyaman, damai, tenang, dan rileks.

Suasana yang seolah-olah memberikan energi yang telah Anda habiskan dengan aktivitas yang melelahkan setiap harinya.

Rumah memang menjadi tempat yang sangat pas untuk melepaskan penat dan beristirahat. Nuansa yang hanya bisa Anda dapatkan saat mengangkat etnik jawa seperti rumah joglo yang memberikan nuansa nyaman dari warna furniture dan suasananya yang nyaman.

Rumah Adat Jawa Minimalis

Jika rumah Anda masih menggunakan desain yang hanya bersifat transisi dan kontemporer tak ada salahnya kini beralih menggunakan desain tradisional minimalis.

Sehingga bukan hanya kesan modern namun etnik pun bisa dibawa dengan sederhana dan ringan.

contohnya saja gebyok minimalis yang bergaya etnik namun modern dan sederhana.

Berikut ini yang bisa Anda lakukan untuk mewujudkan rumah dengan nilai tradisional sederhana meskipun rumah Anda kini menggunakan konsep yang lain:

  • Membiarkan Unsur Alaminya
Desain interior dari rumah adat jawa sering dikaitkan dengan gaya yang kuno. namun semakin banyak orang yang mulai memiliki kesadaran akan lingkungan dan menggunakan unsur alami serta penggunaan elemen yang sebenarnya belum terfabrikasi.

seperti halnya membiarkan furniture berbahan dasar kayu terlihat alami dengan warna yang ada tanpa menggunakan finishing misalnya saja pada pintu gebyok minimalis. Yang memang mengusung tema tradisional jawa namun tidak menekankan pada kesan tradisional yang begitu berat.

Gebyok Jawa, Gebyok Minimalis

  • Menggunakan Mixed-Combo Sebagai Konsepnya
Konsep mixed-combo yang dibawanya mampu memadukan antara unsur tradisional dengan modern sehingga tidak membuat kesan yang kaku jika penataannya tidak benar.

Menggabungkan 2 unsur dari desain yang berbeda sehingga menciptakan sesuatu yang asli dan sekaligus baru biasanya yang digunakan ialah elemen-elemen yang bisa mencakup struktur dari bangunan, motif dekorasi, furniture gebyok Jawa yang bisa bersanding dengan konsep modern atau penambahan unsur budaya lain yang tidak hanya monoton pada tradisional saja.

  • Mengusung Tema Klasik Sebagai Konsep
Bagi seorang yang menginginkan sedikit sentuhan mewah dalam desain interior rumahnya bisa memadukan konsep klasik yang berfokus pada composition, balancing, harmonitation yang menonjolkan setiap elemennya dengan sangat detail dan teliti seperti pada penerapan desain interior rumah joglo.

Dalam rumah joglo akan sangat sesuai jika menggunakan lampu gantung yang klasik sehingga dapat menonjolkan focal point dari detailnya.

Konsep tersebut dapat membuat rumah menjadi elegan, mewah, mengingatkan dengan kondisi masa lampau namun tidak memberikan kesan tradisional yang berlebihan.

  • Menggunakan Inovasi Kecanggihan Teknologi
Sebagian dari Anda mungkin mempunyai banyak pertanyaan mengenai desain rumah adat jawa yang dipadukan dengan desain furniture yang futuristik? Konsep futuristik yang sudah jelas memberikan daya khayal tentang ruangan yang berkonsep di masa depan. Jawabannya bisa saja, dengan memadukan material dengan bahan logam atau fabrikasi yang efisien dengan menggunakan teknologi yang canggih.

  • Tradisional Minimalis
Konsep minimalis yang modern memang sedang menjadi tren.

Tentu perpaduannya akan menarik jika disandingkan dengan desain tradisional minimalis.

Konsep tradisional yang berpegang pada konsep sederhana dalam menggunakan furniture tradisional yang tidak terlalu berlebihan. Tradisional minimalis akan berfokus pada fungsi, ekonomis, keefektivitasan penggunaannya serta kesederhanaan, tentu akan cantik jika dipadukan pada rumah joglo yang tradisional namun sederhana.

  • Ruangan Komunal Beresensi
Prinsip utama yang dipakai dalam konsep tradisional minimalis ialah mengedepankan keberadaan ruang komunal. Dalam hal ini seperti gazebo, pendopo atau ruangan dengan banyak fungsi lainnya sehingga bisa digunakan sebagai tempat berkumpulnya keluarga karena sangat luas dan tidak mempunyai banyak sekat.

rumah joglo, rumah joglo minimalis, rumah antik, rumah murah

  • Khas Dari Pola Ornamen Yang Digunakan
Nuansa tradisional yang selalu difokuskan pada ornamen pada furniturenya yang berbentuk seperti ukiran yang biasanya bisa dilihat pada dinding, jendela, lemari bahkan juga pintu seperti gebyok jawa yang mempunyai banyak ukiran.

  • Keseimbangan Simetris Dalam Memasangkan Dengan Furniturenya
Desain tradisional etnik biasanya bergantunga pada konsep berpasangan yaitu pemasangan furnitur dengan ornamen sekitarnya yang membuatnya tampak serasi.

Misalnya kursi yang dipasangkan dengan meja serta lampu atau vas yang sesuai dan latar belakang gebyok minimalis sehingga mampu menonjolkan kesan rumah berdesain tradisional minimalis.


  • Daur Ulang Atau Modern

Rumah dengan desain tradisional minimalis biasanya bukan hanya menggunakan furnitur yang futuristik namun bisa menggunakan bahan yang tidak beli jadi melainkan bisa didapatkan dari daur ulang furnitur lain atau memberikan sentuhan khusus pada batang pohon kayu yang telah lama mati bisa digunakan sebagai bangku meja makan, ataupun sebagai tiang gazebo sehingga semakin menekankan pada konsep tradisional minimalis yang dibawa yaitu menggunakan bahan yang telah ada sehingga bermanfaat.


  • Memilih Menggunakan Warna Monokrom

Gaya tradisional tidak bisa lepas dari kesederhanaan begitupun pada desain interior tradisional minimalis dengan ciri khas menggunakan aplikasi melalui penggunaan warna yang tak mencolok. Warna yang tak mencolok tersebut terkesan mendekatkan Kita pada alam seperti putih dan coklat yang melambangkan warna kayu, tanah, pohon dan tumbuhan yang dapat mempertegas kesan itu. Itu bisa Anda dapatkan pada rumah adat jawa tradisional.

Penggunaan warna yang sesuai biasanya cenderung monokrom dan senada tanpa adanya kontras yang memberikan kesan meriah. Warna senada atau monokrom akan memberikan kesan damai, tenang dan sangat penting untuk mendukung karakteristik ;lain visual desain rumah tradisional minimalis ini.


  • Pencahayaan Juga Mempengaruhi

Pencahayaan yang sesuai dengan konsep rumah tradisional minimalis ini cenderung temaram untuk menonjolkan kesan syahdu, damai, romantis dan berwibawa. Masyarakat jawa memang selalu menonjolkan kesan wibawa yang tak bisa dilepaskan dari karakter masyarakatnya memang. Seperti pada pencahayaan gazebo yang sesuai atau senada dengan warna pliturnya.


  • Sedikit Memadupadankan Sana-Sini

Kecermatan dalam menggunakan palet warna merupakan ciri khusus dari desain rumah adat Jawa yang mengusung tema tradisional minimalis. Perlu dipertimbangkan juga dalam melakukan pemilihan kain tirai menggunakan jenis atau desain tertentu yang bisa memberikan kesan unik juga bisa digunakan untuk perpaduan. Selain itu jika menggunakan karpet maka pilih jenis permadani oriental atau karpet persia yang juga berpengaruh pada ciri tradisional yang ingin ditonjolkan.
Nah, demikian desain rumah tradisional minimalis yang mengusung banyak cara yang dapat dilakukan untuk memadukan unsur tradisional dengan minimalis yang modern yang salah satunya ialah dengan menggunakan gebyok jawa atau minimalis dari adat Jawa.
Dewasa ini rumah minimalis memang digemari banyak orang, dan mungkin akan semakin digemari. Itu bisa dilihat dari desain rumah yang sederhana namun tak meninggalkan kesan modern. Lalu apakah minimalis selalu identik dengan modern dan tak boleh mengangkat nuansa tradisional nusantara? Jawabannya, tentu tidak.

Karena desain minimalis pun bisa membaur dengan nuansa tradisional nusantara kita. Salah satu contohnya ialah rumah adat jawa minimalis, yang dari namanya saja sudah bisa diketahui konsep yang dibawa adalah tradisional namun sederhana.

Rumah dengan konsep tradisional yang kental akan nuansa etnik tidak bisa dilepaskan dari suasana nyaman, damai, tenang, dan rileks.

Suasana yang seolah-olah memberikan energi yang telah Anda habiskan dengan aktivitas yang melelahkan setiap harinya.

Rumah memang menjadi tempat yang sangat pas untuk melepaskan penat dan beristirahat. Nuansa yang hanya bisa Anda dapatkan saat mengangkat etnik jawa seperti rumah joglo yang memberikan nuansa nyaman dari warna furniture dan suasananya yang nyaman.

Rumah Adat Jawa Minimalis

Jika rumah Anda masih menggunakan desain yang hanya bersifat transisi dan kontemporer tak ada salahnya kini beralih menggunakan desain tradisional minimalis.

Sehingga bukan hanya kesan modern namun etnik pun bisa dibawa dengan sederhana dan ringan.

contohnya saja gebyok minimalis yang bergaya etnik namun modern dan sederhana.

Berikut ini yang bisa Anda lakukan untuk mewujudkan rumah dengan nilai tradisional sederhana meskipun rumah Anda kini menggunakan konsep yang lain:

  • Membiarkan Unsur Alaminya
Desain interior dari rumah adat jawa sering dikaitkan dengan gaya yang kuno. namun semakin banyak orang yang mulai memiliki kesadaran akan lingkungan dan menggunakan unsur alami serta penggunaan elemen yang sebenarnya belum terfabrikasi.

seperti halnya membiarkan furniture berbahan dasar kayu terlihat alami dengan warna yang ada tanpa menggunakan finishing misalnya saja pada pintu gebyok minimalis. Yang memang mengusung tema tradisional jawa namun tidak menekankan pada kesan tradisional yang begitu berat.

Gebyok Jawa, Gebyok Minimalis

  • Menggunakan Mixed-Combo Sebagai Konsepnya
Konsep mixed-combo yang dibawanya mampu memadukan antara unsur tradisional dengan modern sehingga tidak membuat kesan yang kaku jika penataannya tidak benar.

Menggabungkan 2 unsur dari desain yang berbeda sehingga menciptakan sesuatu yang asli dan sekaligus baru biasanya yang digunakan ialah elemen-elemen yang bisa mencakup struktur dari bangunan, motif dekorasi, furniture gebyok Jawa yang bisa bersanding dengan konsep modern atau penambahan unsur budaya lain yang tidak hanya monoton pada tradisional saja.

  • Mengusung Tema Klasik Sebagai Konsep
Bagi seorang yang menginginkan sedikit sentuhan mewah dalam desain interior rumahnya bisa memadukan konsep klasik yang berfokus pada composition, balancing, harmonitation yang menonjolkan setiap elemennya dengan sangat detail dan teliti seperti pada penerapan desain interior rumah joglo.

Dalam rumah joglo akan sangat sesuai jika menggunakan lampu gantung yang klasik sehingga dapat menonjolkan focal point dari detailnya.

Konsep tersebut dapat membuat rumah menjadi elegan, mewah, mengingatkan dengan kondisi masa lampau namun tidak memberikan kesan tradisional yang berlebihan.

  • Menggunakan Inovasi Kecanggihan Teknologi
Sebagian dari Anda mungkin mempunyai banyak pertanyaan mengenai desain rumah adat jawa yang dipadukan dengan desain furniture yang futuristik? Konsep futuristik yang sudah jelas memberikan daya khayal tentang ruangan yang berkonsep di masa depan. Jawabannya bisa saja, dengan memadukan material dengan bahan logam atau fabrikasi yang efisien dengan menggunakan teknologi yang canggih.

  • Tradisional Minimalis
Konsep minimalis yang modern memang sedang menjadi tren.

Tentu perpaduannya akan menarik jika disandingkan dengan desain tradisional minimalis.

Konsep tradisional yang berpegang pada konsep sederhana dalam menggunakan furniture tradisional yang tidak terlalu berlebihan. Tradisional minimalis akan berfokus pada fungsi, ekonomis, keefektivitasan penggunaannya serta kesederhanaan, tentu akan cantik jika dipadukan pada rumah joglo yang tradisional namun sederhana.

  • Ruangan Komunal Beresensi
Prinsip utama yang dipakai dalam konsep tradisional minimalis ialah mengedepankan keberadaan ruang komunal. Dalam hal ini seperti gazebo, pendopo atau ruangan dengan banyak fungsi lainnya sehingga bisa digunakan sebagai tempat berkumpulnya keluarga karena sangat luas dan tidak mempunyai banyak sekat.

rumah joglo, rumah joglo minimalis, rumah antik, rumah murah

  • Khas Dari Pola Ornamen Yang Digunakan
Nuansa tradisional yang selalu difokuskan pada ornamen pada furniturenya yang berbentuk seperti ukiran yang biasanya bisa dilihat pada dinding, jendela, lemari bahkan juga pintu seperti gebyok jawa yang mempunyai banyak ukiran.

  • Keseimbangan Simetris Dalam Memasangkan Dengan Furniturenya
Desain tradisional etnik biasanya bergantunga pada konsep berpasangan yaitu pemasangan furnitur dengan ornamen sekitarnya yang membuatnya tampak serasi.

Misalnya kursi yang dipasangkan dengan meja serta lampu atau vas yang sesuai dan latar belakang gebyok minimalis sehingga mampu menonjolkan kesan rumah berdesain tradisional minimalis.


  • Daur Ulang Atau Modern

Rumah dengan desain tradisional minimalis biasanya bukan hanya menggunakan furnitur yang futuristik namun bisa menggunakan bahan yang tidak beli jadi melainkan bisa didapatkan dari daur ulang furnitur lain atau memberikan sentuhan khusus pada batang pohon kayu yang telah lama mati bisa digunakan sebagai bangku meja makan, ataupun sebagai tiang gazebo sehingga semakin menekankan pada konsep tradisional minimalis yang dibawa yaitu menggunakan bahan yang telah ada sehingga bermanfaat.


  • Memilih Menggunakan Warna Monokrom

Gaya tradisional tidak bisa lepas dari kesederhanaan begitupun pada desain interior tradisional minimalis dengan ciri khas menggunakan aplikasi melalui penggunaan warna yang tak mencolok. Warna yang tak mencolok tersebut terkesan mendekatkan Kita pada alam seperti putih dan coklat yang melambangkan warna kayu, tanah, pohon dan tumbuhan yang dapat mempertegas kesan itu. Itu bisa Anda dapatkan pada rumah adat jawa tradisional.

Penggunaan warna yang sesuai biasanya cenderung monokrom dan senada tanpa adanya kontras yang memberikan kesan meriah. Warna senada atau monokrom akan memberikan kesan damai, tenang dan sangat penting untuk mendukung karakteristik ;lain visual desain rumah tradisional minimalis ini.


  • Pencahayaan Juga Mempengaruhi

Pencahayaan yang sesuai dengan konsep rumah tradisional minimalis ini cenderung temaram untuk menonjolkan kesan syahdu, damai, romantis dan berwibawa. Masyarakat jawa memang selalu menonjolkan kesan wibawa yang tak bisa dilepaskan dari karakter masyarakatnya memang. Seperti pada pencahayaan gazebo yang sesuai atau senada dengan warna pliturnya.


  • Sedikit Memadupadankan Sana-Sini

Kecermatan dalam menggunakan palet warna merupakan ciri khusus dari desain rumah adat Jawa yang mengusung tema tradisional minimalis. Perlu dipertimbangkan juga dalam melakukan pemilihan kain tirai menggunakan jenis atau desain tertentu yang bisa memberikan kesan unik juga bisa digunakan untuk perpaduan. Selain itu jika menggunakan karpet maka pilih jenis permadani oriental atau karpet persia yang juga berpengaruh pada ciri tradisional yang ingin ditonjolkan.
Nah, demikian desain rumah tradisional minimalis yang mengusung banyak cara yang dapat dilakukan untuk memadukan unsur tradisional dengan minimalis yang modern yang salah satunya ialah dengan menggunakan gebyok jawa atau minimalis dari adat Jawa.

Catatan Produk

Harga, Desain dan Bahan Dapat disesuaikan dengan Budget yang Anda sediakan.


Standar produk dari kami dengan harga diatas adalah sebagai berikut(kecuali yang sudah ada keterangan produk);

  • Produk mentahan(belum termasuk finishing).
  • Bahan : Kayu Jati (Grade B Super/Kelas 2).
  • Finishing : Salak Brown, Walnut, dan Natural.
  • Tinggi Standar (Gebyok dan Gapura) : 270cm
  • Soko/tiang (Gebyok dan Gapura ) : 12 cm x 14 cm

Berikut biaya Finishing masing - masing Produk.

  • Gebyok, Gapura dan Jendela : 750 ribu/meter
    *perhitungan per meter lari, bukan per meter persegi.
  • Gazebo : 2 Juta
  • Rumah dan Joglo : 220rb/m2(bisa lebih/kurang)
  • Mebel/Patung/Relief : Relatif(silahkan tanyakan langsung.)


Produk bisa custom sesuai kebutuhan mulai dari desain, bahan, ukuran dan warna finishing.

Proses Produksi

  • Proses produksi dari 7 hari - 2 bulan untuk Gebyok, Gazebo, Jendela dan Gapura.
    untuk Joglo dan Rumah lebih dari 1 bulan.
  • proses produksi bisa lebih lama/lebih cepat tergantung antrian, tingkat kesulitan produksi, dan keadaan alam.
  • Apabila pengerjaan selesai lebih cepat/ada keterlambatan maka kami informasikan segera.
  • Semua barang diproduksi ketika ada pemesanan, kecuali yang kami display sebagai stock dari ismayantique.com

Transaksi Pembelian

  • DP minimal 50% dan sisa 50% setelah proses produksi/packing selesai dan siap kirim.
  • Setelah pesanan siap untuk dikirim kami akan hubungi untuk konfirmasi pengiriman.
  • Untuk alamat pengiriman, mohon informasikan se-detail mungkin agar memudahkan saat proses kirim.
  • Ongkos pengirim sepenuhnya di tanggung oleh pembeli sesuai kesepakatan awal. Kecuali untuk promo tertentu dan hasil negosiasi kesepakatan.
  • Pengiriman kami bekerja sama dengan jasa ekspedisi lokal ( Local Cargo ) sehingga harga lebih murah dan cepat.

Ismaya Antique | Produsen Jual-Beli Gebyok Gazebo Joglo Mebel dan Rumah Antik


Hp : 081 226 981 366
Tel : (0291) 6913600
email : unuha26@ymail.com

Alamat : Jl. Trengguli - Welahan KM 5. Ngelo Wetan. Mijen. Demak. Jawa Tengah.

Sering dibaca
Fajar Ulin Nuha

Ismaya Antique © 2018 - Designed by Fajar Ulin Nuha

Diberdayakan oleh Blogger.