Keunikan Rumah Adat Jawa Joglo beserta Gebyok Jawanya


  • Apa itu Joglo dan Gebyok?

Joglo adalah sebuah rumah adat atau rumah tradisional yang berasal dari Pulau Jawa. Rumah adat jawa ini terdiri atas 4 tiang atau pilar utama yang disebut saka/soko guru.

Joglo ini memiliki beberapa jenis dan macamnya, kira – kira ada sekitar 17 jenis joglo.

Sedangkan gebyok adalah sebuah alat pemisah atau penyangga ruangan yang biasanya digunakan sebagai pembatas antara ruang tamu dengan ruang keluarga, atau memisahkan ruangan tertentu di dalam rumah.

Baik joglo dan gebyok memiliki keunikan tersendiri baik dari desain dan motifnya. Keduanya sama - sama menggunakan kayu sebagai bahan utamanya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa joglo adalah jenis rumahnya sedangkan gebyok sebagai salah satu alat di rumah tersebut.

  • Sejarah dibangunnya Rumah Joglo dan Gebyok Jawa

Rumah joglo sudah dibangun dari tahun 1835 dan sudah menjadi saksi perjuangan masyarakat melawan penjajah. Rumah ini dibangun sebagai wadah masyarakat dalam menyusun strategi menyingkirkan penjajah.

Sedangkan gebyok jawa dibangun sekitar abad ke 16 pada zaman kerajaan jepara. Pada saat itu kerajaan dipimpin oleh ratu Kalinyamat, seorang putri dari Sultan Demak ke 16 yaitu Sultan Trenggono.

Gebyok ini memiliki arti yang mendalam.Gebyok yang dibangun ini memiliki arti sebuah kebijakan manusia. Pada zaman Ratu Kalinyamat, gebyok jawa ini sudah mulai diberikan ukiran yang penuh dengan nilai – nilai.

Salah satu nilai yang dimaksud adalah estetika, praktis dan juga etis. Nilai estetika berasal dari karya seni ukiran dan desain yang diciptakan. Nilai praktis didapatkan dari awet dan kuat nya kayu gebyok jawa ini, sedangkan etis mencerminkan lebih banyak hal.

Ternyata nilai etis mencerminkan tujuan hidup manusia. Juga bermakna begitu pentingnya hubungan harmonis antara makhluk hidup seperti manusia dengan alam lingkungan.

Baik gebyok maupun joglo memiliki simbol tersendiri bagi pemiliknya. Penggunaan gebyok di rumah menandakan tingginya tingkat sosial seseorang dari segi keuangan. Jadi bisa dikatakan bahwa yang memiliki joglo serta gebyok adalah orang kaya.

  • Bentuk Bangunan Rumah Joglo beserta Gebyok Jawa

Bangunan rumah joglo terdiri dari beberapa pilar. Umumnya terdapat 4 pilar yang disebut soko guru dan 12 pilar yang disebut soko penanggap. Untuk lebih jelasnya lihat gambar 1 berikut

rumah joglo, joglo, joglo jawa, rumah antik, rumah kuno, joglo minimalis

Rumah joglo ini ternyata terbagi atas beberapa bagian dan memiliki maksud serta tujuan tersendiri. Secara umum, terdapat tiga bagian pada rumah joglo yakni sebagai berikut:


  • 1. Pendapa

Pendapa adalah bagian paling utama dan terdepan dari rumah joglo. Ruangan ini biasanya dilakukan untuk pertemuan. Ruangan ini tidak sepenuhnya dapat dikatakan ruangan karena dibuat tanpa dinding.

Pendapa ini terbuka untuk siapa saja yang datang sehingga tidak membedakan tamu apapun. Hal ini berkaitan dengan karakter dari masyarakat jawa yang terbuka dan ramah. Pada pendapa ini tidak terdapat meja maupun kuris, hanya tikar saja.

Model pendapa ini membuat suasana pertemuan lebih nyaman karena baik tamu maupun tuan rumah duduk bagaikan keluarga tanpa memisahkan status sosial masing-masing mereka.

  • 2. Pringgitan

Pringgitan merupakan bagian dalam rumah dan merupakan ruang tengah. Dahulu, filosofinya, bagian ini sebagai tempat wadah pertunjukan wayang sekaligus mempertontonkan upacara adat. Bahasa lainnya, ruangan ini sebagai ruang pentas seni.


  • 3. Dalem
Nah, disinilah ruangan untuk keluarga. Di dalam ruangan ini juga terdapat beberapa bilik kamar. Bilik kamar ini semuanya disebut sebagai Senthong. Dan pada zaman dahulu, jumlah bilik hanya 3 saja. Masing-masing bilik sudah diperuntukan bagi orang-orang tertentu.

Misalnya, kamar yang pertama khusus untuk pria, kamar kedua dikosongkan dan kamar ketiga khusus perempuan saja. Walaupun kosong, kamar kedua ini tetaplah diisi perlengkapan layaknya kamar yang dihuni.

Berdasarkan kepercayaan orang zaman dahulu, kamar kedua ini dianggap kamar yang paling suci karena digunakan sebagai tempat pemujaan Dewi Sri.

Sedangkan gebyok memiliki bentuk dengan ukiran detail yang sangat mengangumkan. Coba lihat gambar gebyok dibawah untuk melihat bentuknya.

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok

Gebyok di atas merupakan salah satu furniture rumah yang biasanya juga ada dimasukkan pada rumah joglo. gebyok ini digunakan untuk mempercantik rumah dan menaikkan kelas sosial yang dimiliki pemiliknya.

Gebyok diatas masih termasuk gebyok dengan desain mewah dan detail. Akan tetapi, ada gebyok minimalis yakni seperti pada gambar berikut


gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, gebyok antik minimalis

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok


Dikatakan gebyok minimalis karena bentuknya lebih sederhana dibanding gebyok pada umumnya. Hanya saja gebyok minmalis ini tidak terlalu berfungsi sebagai pemisah ruangan, tapi lebih cocok sebagai pintu rumah saja.

Gebyok ini biasanya berbahan kayu jati sehingga lebih awet dan juga tahan lama. Jenis kayu yang dipilih juga kayu yang harus tahan cuaca dan kuat ketika dilakukan modifikasi bentuk (mengukir).

Tidak hanya sebagai alat pemisah ruangan, kini gebyok sudah hadir sebagai salah satu furniture pengindah ruangan yang bisa disandingkan dengan vas bunga atau lemari serta dinding rumah Anda.


  • Jenis – Jenis Rumah Joglo dan Gebyok Jawa
Berikut macam – macam joglo
  • 1. Joglo Jompongan
Joglo ini tersusun atas 2 atap. Tidak ada lis plank yang membatasi antara atap satu dan dua. Atapnya lebih sederhana dengan sedikit bahkan tanpa ornamen.
  • 2. Joglo Hageng
Bidang atap dari joglo ini lebih luas dibandingkan joglo mangkurat dan sama – sama memiliki 3 susun atap. Bedanya, masing – masing atap ada lis plank.
  • 3. Joglo Mangkurat
Ciri yang bisa dikenal dari joglo jenis ini adalah atapnya yang berjumlah 3 susun. dan masing – masing dari sudut kemiringan atapnya berbeda serta atap paling atas ketebalannya lebih besar dibandingkan atap dibawahnya
  • 4. Joglo Sinom
Joglo ini sangat mirip dengan joglo hageng, bedanya, ukuran joglo ini lebih kecil dan tiap susunan atap tidak ada pembatas seperti lis plank.
  • 5. Joglo Lawakan
Joglo ini hanya memiliki 2 atap saja sama seperti joglo jompongan. Ujung dari atap atas meruncing mirip seperti segitiga. Dan antar atap tidak terdapat pembatas seperti lis plank.

  • Berikut adalah macam - macam bentuk gebyok jawa
  • 1. gebyok polos
gebyok ini lebih polos dari gebyok pada umumnya, tapi tetap terdapat sedikit ukiran di atas dan juga sebelah kiri-kanan gebyok
  • 2. gebyok pintu kaca
gebyok ini menambahkan unsur kaca. contohnya adalah seperti pada gambar berikut

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok pintu kaca

  • 3. gebyok penuh ornament

Gebyok model ini memang lebih mewah dan harganya lebih mahal. Gebyok inilah yang sering digunakan masyarakat dengan tingkat sosial yang tinggi. Gebyok ornament ini contohnya seperti pada gambar berikut:

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok full ukir

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok full ukir

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok full ukir

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok full ukir


  • 4. gebyok minimalis

Gebyok ini lebih sederhana tapi tidak meninggalkan unsur indah dan estetikanya. Contoh gebyok minimalis sudah disajikan pada gambar berikut:



Keunikan Rumah Adat Jawa Joglo beserta Gebyok Jawanya klik gambar diatas untuk perbesar

  • Apa itu Joglo dan Gebyok?

Joglo adalah sebuah rumah adat atau rumah tradisional yang berasal dari Pulau Jawa. Rumah adat jawa ini terdiri atas 4 tiang atau pilar utama yang disebut saka/soko guru.

Joglo ini memiliki beberapa jenis dan macamnya, kira – kira ada sekitar 17 jenis joglo.

Sedangkan gebyok adalah sebuah alat pemisah atau penyangga ruangan yang biasanya digunakan sebagai pembatas antara ruang tamu dengan ruang keluarga, atau memisahkan ruangan tertentu di dalam rumah.

Baik joglo dan gebyok memiliki keunikan tersendiri baik dari desain dan motifnya. Keduanya sama - sama menggunakan kayu sebagai bahan utamanya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa joglo adalah jenis rumahnya sedangkan gebyok sebagai salah satu alat di rumah tersebut.

  • Sejarah dibangunnya Rumah Joglo dan Gebyok Jawa

Rumah joglo sudah dibangun dari tahun 1835 dan sudah menjadi saksi perjuangan masyarakat melawan penjajah. Rumah ini dibangun sebagai wadah masyarakat dalam menyusun strategi menyingkirkan penjajah.

Sedangkan gebyok jawa dibangun sekitar abad ke 16 pada zaman kerajaan jepara. Pada saat itu kerajaan dipimpin oleh ratu Kalinyamat, seorang putri dari Sultan Demak ke 16 yaitu Sultan Trenggono.

Gebyok ini memiliki arti yang mendalam.Gebyok yang dibangun ini memiliki arti sebuah kebijakan manusia. Pada zaman Ratu Kalinyamat, gebyok jawa ini sudah mulai diberikan ukiran yang penuh dengan nilai – nilai.

Salah satu nilai yang dimaksud adalah estetika, praktis dan juga etis. Nilai estetika berasal dari karya seni ukiran dan desain yang diciptakan. Nilai praktis didapatkan dari awet dan kuat nya kayu gebyok jawa ini, sedangkan etis mencerminkan lebih banyak hal.

Ternyata nilai etis mencerminkan tujuan hidup manusia. Juga bermakna begitu pentingnya hubungan harmonis antara makhluk hidup seperti manusia dengan alam lingkungan.

Baik gebyok maupun joglo memiliki simbol tersendiri bagi pemiliknya. Penggunaan gebyok di rumah menandakan tingginya tingkat sosial seseorang dari segi keuangan. Jadi bisa dikatakan bahwa yang memiliki joglo serta gebyok adalah orang kaya.

  • Bentuk Bangunan Rumah Joglo beserta Gebyok Jawa

Bangunan rumah joglo terdiri dari beberapa pilar. Umumnya terdapat 4 pilar yang disebut soko guru dan 12 pilar yang disebut soko penanggap. Untuk lebih jelasnya lihat gambar 1 berikut

rumah joglo, joglo, joglo jawa, rumah antik, rumah kuno, joglo minimalis

Rumah joglo ini ternyata terbagi atas beberapa bagian dan memiliki maksud serta tujuan tersendiri. Secara umum, terdapat tiga bagian pada rumah joglo yakni sebagai berikut:


  • 1. Pendapa

Pendapa adalah bagian paling utama dan terdepan dari rumah joglo. Ruangan ini biasanya dilakukan untuk pertemuan. Ruangan ini tidak sepenuhnya dapat dikatakan ruangan karena dibuat tanpa dinding.

Pendapa ini terbuka untuk siapa saja yang datang sehingga tidak membedakan tamu apapun. Hal ini berkaitan dengan karakter dari masyarakat jawa yang terbuka dan ramah. Pada pendapa ini tidak terdapat meja maupun kuris, hanya tikar saja.

Model pendapa ini membuat suasana pertemuan lebih nyaman karena baik tamu maupun tuan rumah duduk bagaikan keluarga tanpa memisahkan status sosial masing-masing mereka.

  • 2. Pringgitan

Pringgitan merupakan bagian dalam rumah dan merupakan ruang tengah. Dahulu, filosofinya, bagian ini sebagai tempat wadah pertunjukan wayang sekaligus mempertontonkan upacara adat. Bahasa lainnya, ruangan ini sebagai ruang pentas seni.


  • 3. Dalem
Nah, disinilah ruangan untuk keluarga. Di dalam ruangan ini juga terdapat beberapa bilik kamar. Bilik kamar ini semuanya disebut sebagai Senthong. Dan pada zaman dahulu, jumlah bilik hanya 3 saja. Masing-masing bilik sudah diperuntukan bagi orang-orang tertentu.

Misalnya, kamar yang pertama khusus untuk pria, kamar kedua dikosongkan dan kamar ketiga khusus perempuan saja. Walaupun kosong, kamar kedua ini tetaplah diisi perlengkapan layaknya kamar yang dihuni.

Berdasarkan kepercayaan orang zaman dahulu, kamar kedua ini dianggap kamar yang paling suci karena digunakan sebagai tempat pemujaan Dewi Sri.

Sedangkan gebyok memiliki bentuk dengan ukiran detail yang sangat mengangumkan. Coba lihat gambar gebyok dibawah untuk melihat bentuknya.

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok

Gebyok di atas merupakan salah satu furniture rumah yang biasanya juga ada dimasukkan pada rumah joglo. gebyok ini digunakan untuk mempercantik rumah dan menaikkan kelas sosial yang dimiliki pemiliknya.

Gebyok diatas masih termasuk gebyok dengan desain mewah dan detail. Akan tetapi, ada gebyok minimalis yakni seperti pada gambar berikut


gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, gebyok antik minimalis

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok


Dikatakan gebyok minimalis karena bentuknya lebih sederhana dibanding gebyok pada umumnya. Hanya saja gebyok minmalis ini tidak terlalu berfungsi sebagai pemisah ruangan, tapi lebih cocok sebagai pintu rumah saja.

Gebyok ini biasanya berbahan kayu jati sehingga lebih awet dan juga tahan lama. Jenis kayu yang dipilih juga kayu yang harus tahan cuaca dan kuat ketika dilakukan modifikasi bentuk (mengukir).

Tidak hanya sebagai alat pemisah ruangan, kini gebyok sudah hadir sebagai salah satu furniture pengindah ruangan yang bisa disandingkan dengan vas bunga atau lemari serta dinding rumah Anda.


  • Jenis – Jenis Rumah Joglo dan Gebyok Jawa
Berikut macam – macam joglo
  • 1. Joglo Jompongan
Joglo ini tersusun atas 2 atap. Tidak ada lis plank yang membatasi antara atap satu dan dua. Atapnya lebih sederhana dengan sedikit bahkan tanpa ornamen.
  • 2. Joglo Hageng
Bidang atap dari joglo ini lebih luas dibandingkan joglo mangkurat dan sama – sama memiliki 3 susun atap. Bedanya, masing – masing atap ada lis plank.
  • 3. Joglo Mangkurat
Ciri yang bisa dikenal dari joglo jenis ini adalah atapnya yang berjumlah 3 susun. dan masing – masing dari sudut kemiringan atapnya berbeda serta atap paling atas ketebalannya lebih besar dibandingkan atap dibawahnya
  • 4. Joglo Sinom
Joglo ini sangat mirip dengan joglo hageng, bedanya, ukuran joglo ini lebih kecil dan tiap susunan atap tidak ada pembatas seperti lis plank.
  • 5. Joglo Lawakan
Joglo ini hanya memiliki 2 atap saja sama seperti joglo jompongan. Ujung dari atap atas meruncing mirip seperti segitiga. Dan antar atap tidak terdapat pembatas seperti lis plank.

  • Berikut adalah macam - macam bentuk gebyok jawa
  • 1. gebyok polos
gebyok ini lebih polos dari gebyok pada umumnya, tapi tetap terdapat sedikit ukiran di atas dan juga sebelah kiri-kanan gebyok
  • 2. gebyok pintu kaca
gebyok ini menambahkan unsur kaca. contohnya adalah seperti pada gambar berikut

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok pintu kaca

  • 3. gebyok penuh ornament

Gebyok model ini memang lebih mewah dan harganya lebih mahal. Gebyok inilah yang sering digunakan masyarakat dengan tingkat sosial yang tinggi. Gebyok ornament ini contohnya seperti pada gambar berikut:

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok full ukir

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok full ukir

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok full ukir

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok full ukir


  • 4. gebyok minimalis

Gebyok ini lebih sederhana tapi tidak meninggalkan unsur indah dan estetikanya. Contoh gebyok minimalis sudah disajikan pada gambar berikut:




  • Apa itu Joglo dan Gebyok?

Joglo adalah sebuah rumah adat atau rumah tradisional yang berasal dari Pulau Jawa. Rumah adat jawa ini terdiri atas 4 tiang atau pilar utama yang disebut saka/soko guru.

Joglo ini memiliki beberapa jenis dan macamnya, kira – kira ada sekitar 17 jenis joglo.

Sedangkan gebyok adalah sebuah alat pemisah atau penyangga ruangan yang biasanya digunakan sebagai pembatas antara ruang tamu dengan ruang keluarga, atau memisahkan ruangan tertentu di dalam rumah.

Baik joglo dan gebyok memiliki keunikan tersendiri baik dari desain dan motifnya. Keduanya sama - sama menggunakan kayu sebagai bahan utamanya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa joglo adalah jenis rumahnya sedangkan gebyok sebagai salah satu alat di rumah tersebut.

  • Sejarah dibangunnya Rumah Joglo dan Gebyok Jawa

Rumah joglo sudah dibangun dari tahun 1835 dan sudah menjadi saksi perjuangan masyarakat melawan penjajah. Rumah ini dibangun sebagai wadah masyarakat dalam menyusun strategi menyingkirkan penjajah.

Sedangkan gebyok jawa dibangun sekitar abad ke 16 pada zaman kerajaan jepara. Pada saat itu kerajaan dipimpin oleh ratu Kalinyamat, seorang putri dari Sultan Demak ke 16 yaitu Sultan Trenggono.

Gebyok ini memiliki arti yang mendalam.Gebyok yang dibangun ini memiliki arti sebuah kebijakan manusia. Pada zaman Ratu Kalinyamat, gebyok jawa ini sudah mulai diberikan ukiran yang penuh dengan nilai – nilai.

Salah satu nilai yang dimaksud adalah estetika, praktis dan juga etis. Nilai estetika berasal dari karya seni ukiran dan desain yang diciptakan. Nilai praktis didapatkan dari awet dan kuat nya kayu gebyok jawa ini, sedangkan etis mencerminkan lebih banyak hal.

Ternyata nilai etis mencerminkan tujuan hidup manusia. Juga bermakna begitu pentingnya hubungan harmonis antara makhluk hidup seperti manusia dengan alam lingkungan.

Baik gebyok maupun joglo memiliki simbol tersendiri bagi pemiliknya. Penggunaan gebyok di rumah menandakan tingginya tingkat sosial seseorang dari segi keuangan. Jadi bisa dikatakan bahwa yang memiliki joglo serta gebyok adalah orang kaya.

  • Bentuk Bangunan Rumah Joglo beserta Gebyok Jawa

Bangunan rumah joglo terdiri dari beberapa pilar. Umumnya terdapat 4 pilar yang disebut soko guru dan 12 pilar yang disebut soko penanggap. Untuk lebih jelasnya lihat gambar 1 berikut

rumah joglo, joglo, joglo jawa, rumah antik, rumah kuno, joglo minimalis

Rumah joglo ini ternyata terbagi atas beberapa bagian dan memiliki maksud serta tujuan tersendiri. Secara umum, terdapat tiga bagian pada rumah joglo yakni sebagai berikut:


  • 1. Pendapa

Pendapa adalah bagian paling utama dan terdepan dari rumah joglo. Ruangan ini biasanya dilakukan untuk pertemuan. Ruangan ini tidak sepenuhnya dapat dikatakan ruangan karena dibuat tanpa dinding.

Pendapa ini terbuka untuk siapa saja yang datang sehingga tidak membedakan tamu apapun. Hal ini berkaitan dengan karakter dari masyarakat jawa yang terbuka dan ramah. Pada pendapa ini tidak terdapat meja maupun kuris, hanya tikar saja.

Model pendapa ini membuat suasana pertemuan lebih nyaman karena baik tamu maupun tuan rumah duduk bagaikan keluarga tanpa memisahkan status sosial masing-masing mereka.

  • 2. Pringgitan

Pringgitan merupakan bagian dalam rumah dan merupakan ruang tengah. Dahulu, filosofinya, bagian ini sebagai tempat wadah pertunjukan wayang sekaligus mempertontonkan upacara adat. Bahasa lainnya, ruangan ini sebagai ruang pentas seni.


  • 3. Dalem
Nah, disinilah ruangan untuk keluarga. Di dalam ruangan ini juga terdapat beberapa bilik kamar. Bilik kamar ini semuanya disebut sebagai Senthong. Dan pada zaman dahulu, jumlah bilik hanya 3 saja. Masing-masing bilik sudah diperuntukan bagi orang-orang tertentu.

Misalnya, kamar yang pertama khusus untuk pria, kamar kedua dikosongkan dan kamar ketiga khusus perempuan saja. Walaupun kosong, kamar kedua ini tetaplah diisi perlengkapan layaknya kamar yang dihuni.

Berdasarkan kepercayaan orang zaman dahulu, kamar kedua ini dianggap kamar yang paling suci karena digunakan sebagai tempat pemujaan Dewi Sri.

Sedangkan gebyok memiliki bentuk dengan ukiran detail yang sangat mengangumkan. Coba lihat gambar gebyok dibawah untuk melihat bentuknya.

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok

Gebyok di atas merupakan salah satu furniture rumah yang biasanya juga ada dimasukkan pada rumah joglo. gebyok ini digunakan untuk mempercantik rumah dan menaikkan kelas sosial yang dimiliki pemiliknya.

Gebyok diatas masih termasuk gebyok dengan desain mewah dan detail. Akan tetapi, ada gebyok minimalis yakni seperti pada gambar berikut


gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, gebyok antik minimalis

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok


Dikatakan gebyok minimalis karena bentuknya lebih sederhana dibanding gebyok pada umumnya. Hanya saja gebyok minmalis ini tidak terlalu berfungsi sebagai pemisah ruangan, tapi lebih cocok sebagai pintu rumah saja.

Gebyok ini biasanya berbahan kayu jati sehingga lebih awet dan juga tahan lama. Jenis kayu yang dipilih juga kayu yang harus tahan cuaca dan kuat ketika dilakukan modifikasi bentuk (mengukir).

Tidak hanya sebagai alat pemisah ruangan, kini gebyok sudah hadir sebagai salah satu furniture pengindah ruangan yang bisa disandingkan dengan vas bunga atau lemari serta dinding rumah Anda.


  • Jenis – Jenis Rumah Joglo dan Gebyok Jawa
Berikut macam – macam joglo
  • 1. Joglo Jompongan
Joglo ini tersusun atas 2 atap. Tidak ada lis plank yang membatasi antara atap satu dan dua. Atapnya lebih sederhana dengan sedikit bahkan tanpa ornamen.
  • 2. Joglo Hageng
Bidang atap dari joglo ini lebih luas dibandingkan joglo mangkurat dan sama – sama memiliki 3 susun atap. Bedanya, masing – masing atap ada lis plank.
  • 3. Joglo Mangkurat
Ciri yang bisa dikenal dari joglo jenis ini adalah atapnya yang berjumlah 3 susun. dan masing – masing dari sudut kemiringan atapnya berbeda serta atap paling atas ketebalannya lebih besar dibandingkan atap dibawahnya
  • 4. Joglo Sinom
Joglo ini sangat mirip dengan joglo hageng, bedanya, ukuran joglo ini lebih kecil dan tiap susunan atap tidak ada pembatas seperti lis plank.
  • 5. Joglo Lawakan
Joglo ini hanya memiliki 2 atap saja sama seperti joglo jompongan. Ujung dari atap atas meruncing mirip seperti segitiga. Dan antar atap tidak terdapat pembatas seperti lis plank.

  • Berikut adalah macam - macam bentuk gebyok jawa
  • 1. gebyok polos
gebyok ini lebih polos dari gebyok pada umumnya, tapi tetap terdapat sedikit ukiran di atas dan juga sebelah kiri-kanan gebyok
  • 2. gebyok pintu kaca
gebyok ini menambahkan unsur kaca. contohnya adalah seperti pada gambar berikut

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok pintu kaca

  • 3. gebyok penuh ornament

Gebyok model ini memang lebih mewah dan harganya lebih mahal. Gebyok inilah yang sering digunakan masyarakat dengan tingkat sosial yang tinggi. Gebyok ornament ini contohnya seperti pada gambar berikut:

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok full ukir

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok full ukir

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok full ukir

gebyok antik, gebyok minimalis, gebyok murah, gebyok jawa, gebyok ukir, jual gebyok, genyok full ukir


  • 4. gebyok minimalis

Gebyok ini lebih sederhana tapi tidak meninggalkan unsur indah dan estetikanya. Contoh gebyok minimalis sudah disajikan pada gambar berikut:



Catatan Produk

Harga, Desain dan Bahan Dapat disesuaikan dengan Budget yang Anda sediakan.


Standar produk dari kami dengan harga diatas adalah sebagai berikut(kecuali yang sudah ada keterangan produk);

  • Produk mentahan(belum termasuk finishing).
  • Bahan : Kayu Jati (Grade B Super/Kelas 2).
  • Finishing : Salak Brown, Walnut, dan Natural.
  • Tinggi Standar (Gebyok dan Gapura) : 270cm
  • Soko/tiang (Gebyok dan Gapura ) : 12 cm x 14 cm

Berikut biaya Finishing masing - masing Produk.

  • Gebyok, Gapura dan Jendela : 750 ribu/meter
    *perhitungan per meter lari, bukan per meter persegi.
  • Gazebo : 2 Juta
  • Rumah dan Joglo : 220rb/m2(bisa lebih/kurang)
  • Mebel/Patung/Relief : Relatif(silahkan tanyakan langsung.)


Produk bisa custom sesuai kebutuhan mulai dari desain, bahan, ukuran dan warna finishing.

Proses Produksi

  • Proses produksi dari 7 hari - 2 bulan untuk Gebyok, Gazebo, Jendela dan Gapura.
    untuk Joglo dan Rumah lebih dari 1 bulan.
  • proses produksi bisa lebih lama/lebih cepat tergantung antrian, tingkat kesulitan produksi, dan keadaan alam.
  • Apabila pengerjaan selesai lebih cepat/ada keterlambatan maka kami informasikan segera.
  • Semua barang diproduksi ketika ada pemesanan, kecuali yang kami display sebagai stock dari ismayantique.com

Transaksi Pembelian

  • DP minimal 50% dan sisa 50% setelah proses produksi/packing selesai dan siap kirim.
  • Setelah pesanan siap untuk dikirim kami akan hubungi untuk konfirmasi pengiriman.
  • Untuk alamat pengiriman, mohon informasikan se-detail mungkin agar memudahkan saat proses kirim.
  • Ongkos pengirim sepenuhnya di tanggung oleh pembeli sesuai kesepakatan awal. Kecuali untuk promo tertentu dan hasil negosiasi kesepakatan.
  • Pengiriman kami bekerja sama dengan jasa ekspedisi lokal ( Local Cargo ) sehingga harga lebih murah dan cepat.

Ismaya Antique | Produsen Jual-Beli Gebyok Gazebo Joglo Mebel dan Rumah Antik


Hp : 081 226 981 366
Tel : (0291) 6913600
email : unuha26@ymail.com

Alamat : Jl. Trengguli - Welahan KM 5. Ngelo Wetan. Mijen. Demak. Jawa Tengah.

Sering dibaca
Fajar Ulin Nuha

Ismaya Antique © 2018 - Designed by Fajar Ulin Nuha

Diberdayakan oleh Blogger.